Sabtu, 19 April 2014

Perempuan dan Jerami Merah Putih

                             
oleh : alif anggara. S.Pd

Perempuan dan Jerami Merah Putih
Perempuan itu menyapa disepertiga malam
wajah lugunya menyilau, tetapi ternyata menyimpan benang kusut yang menyusut 
menyelipkan amunisi kata disepanjang kerongkongannya
meski tak bersenjata bedil atau meriam.  
Bom waktu keperempuanan meledak-ledak dalam tubuhnya
namun, redam oleh kelembutan jemari merah jambu mereka.
dia mulai berontak meski lelah, lemah, dan kehabisan tenaga setelah mengerami janin-janin mereka di atas jerami mereh putih yang telanjang tanpa malu.

Perempuan
uap dari secangkir kopi kemerdekaan
tangannya menari menyulam bendera di ruang tengah
merapikan sisa-sisa abu rokok dari luapan asap kemerdekaan
menghitung tik tak denting detik jarum jam 
menahan tempias dari luka yang amat deras

Perempuan tersingkir dari hak untuk bicara
Perempuan terpojok dari hak untuk mengais 
Perempuan sulaman kibaran merah putih

Akhhh..... 
perempuan ingin bicara
jangan tutup telinga

Anggara
Tenggarong

0 komentar:

Posting Komentar